The Amazing Antonie van Leewuenhoek
Pernah dengar nama ini? Nama ini sering disebut-sebut di buku biologi saat membahas sesuatu yang berkaitan dengan mikroskop. Dia juga salah satu scientist favorit saya :D.
Jadi kurang lebih 384 tahun yang lalu, pada 24 Oktober 1632, lahirlah seorang anak di Delft, Belanda bernama Antonie van Leeuwenhoek. Dia ini seorang anak pengrajin keranjang. Saat berumur 16 tahun, ia pergi ke Amsterdam dan belajar berdagang (semacam magang) sama seorang pedagang kain, di sana dia jadi bookkeeper dan kasir. FYI, bookkeeper ini kerja dibidang pembukuan. Di sanalah dia ngeliat ada mikroskop sederhana yang terbuat dari sebuah kaca pembesar dan gagang milik tuannya itu. Ga lama, dia punya mikroskop sederhananya itu sendiri. Beberapa waktu kemudian si Leeuwenhoek balik ke kampung halaman dan sukses dengan bisnis dagang bajunya sendiri.
Oke ini cerita belum tamat wkwkwk.
Setelah balik, dia ngembangin itu mikroskop yang ada.
Nah ini gambar dari rancangan mikroskopnya si Leeuwenhoek. Oh ya, mikroskop yg ada sebelumnya itu punya perbesaran 20-30 kali. Nah sama si Leewuenhoek ini dimodifikasi hingga mencapai 200 kali dengan kemampuannya. Dan setelah bikin nih barang si Leewuenhoek jadi penasaran banget sama apa-apa aja yang bisa diliat. Semua barang dicoba sampe sperma dan kotoran yg nempel di lidah, yang putih-putih itu lhooo wkwkw lol asik kale nih abang Antonie. Oh ya dia juga orang pertama yang ngeliat sel hidup dengan mikroskop karena sebelumnya, saat sel ditemukan oleh Robert Hooke itu, selnya berupa sel mati yang diambil dari gabus tutup botol anggur.
Si Leeuwenhoek akhirnya meneliti berbagai hal dengan mikroskopnya, dan hasil penelitiannya ini dicatat dan digambar. Karena dia ga jago gambar, dia nyewa orang buat mensketsa gambarnya. Hasil penelitian dikirim ke Royal Society tempat ilmuwan berkumpul yang ada di London. Dan di laporan penelitian tentang kotoran di lidah itu, ada makhluk uniseluler yang gerak-gerak, yang diyakini sekarang adalah bakteri yang ada dimulutnya Leewuenhoek. Oleh Royal Society ini dinamai 'animacules'. Dia pun akhirnya bekerja dengan The Royal Society dalam melanjutkan karyanya sebagai scientist. Dia kira-kira udah nulis 560 laporan ke Royal Society dan beberapa institusi lainnya terkait karyanya itu dalam kurun waktu 50 tahun.
Dari tukang dagang bisa jadi ilmuwan hebat. Apa yang dibutuhkan? Menurut saya itu adalah rasa ingin tahu dan ketekunan. Inilah sosok yang patut dicontoh. Cheers!
Reference:
"Anton Van Leeuwenhoek: A History of the Compound Microscope." In History of the Microscope. 2010. http://www.history-of-the-microscope.org/anton-van-leeuwenhoek-microscope-history.php.
"Intro to cells" Khan Academy. Diakses tanggal 4 Agustus 2016. https://www.khanacademy.org/science/biology/structure-of-a-cell/introduction-to-cells/a/intro-to-cells.
zenius.net
Jadi kurang lebih 384 tahun yang lalu, pada 24 Oktober 1632, lahirlah seorang anak di Delft, Belanda bernama Antonie van Leeuwenhoek. Dia ini seorang anak pengrajin keranjang. Saat berumur 16 tahun, ia pergi ke Amsterdam dan belajar berdagang (semacam magang) sama seorang pedagang kain, di sana dia jadi bookkeeper dan kasir. FYI, bookkeeper ini kerja dibidang pembukuan. Di sanalah dia ngeliat ada mikroskop sederhana yang terbuat dari sebuah kaca pembesar dan gagang milik tuannya itu. Ga lama, dia punya mikroskop sederhananya itu sendiri. Beberapa waktu kemudian si Leeuwenhoek balik ke kampung halaman dan sukses dengan bisnis dagang bajunya sendiri.
Oke ini cerita belum tamat wkwkwk.
Setelah balik, dia ngembangin itu mikroskop yang ada.
Nah ini gambar dari rancangan mikroskopnya si Leeuwenhoek. Oh ya, mikroskop yg ada sebelumnya itu punya perbesaran 20-30 kali. Nah sama si Leewuenhoek ini dimodifikasi hingga mencapai 200 kali dengan kemampuannya. Dan setelah bikin nih barang si Leewuenhoek jadi penasaran banget sama apa-apa aja yang bisa diliat. Semua barang dicoba sampe sperma dan kotoran yg nempel di lidah, yang putih-putih itu lhooo wkwkw lol asik kale nih abang Antonie. Oh ya dia juga orang pertama yang ngeliat sel hidup dengan mikroskop karena sebelumnya, saat sel ditemukan oleh Robert Hooke itu, selnya berupa sel mati yang diambil dari gabus tutup botol anggur.
Si Leeuwenhoek akhirnya meneliti berbagai hal dengan mikroskopnya, dan hasil penelitiannya ini dicatat dan digambar. Karena dia ga jago gambar, dia nyewa orang buat mensketsa gambarnya. Hasil penelitian dikirim ke Royal Society tempat ilmuwan berkumpul yang ada di London. Dan di laporan penelitian tentang kotoran di lidah itu, ada makhluk uniseluler yang gerak-gerak, yang diyakini sekarang adalah bakteri yang ada dimulutnya Leewuenhoek. Oleh Royal Society ini dinamai 'animacules'. Dia pun akhirnya bekerja dengan The Royal Society dalam melanjutkan karyanya sebagai scientist. Dia kira-kira udah nulis 560 laporan ke Royal Society dan beberapa institusi lainnya terkait karyanya itu dalam kurun waktu 50 tahun.
Dari tukang dagang bisa jadi ilmuwan hebat. Apa yang dibutuhkan? Menurut saya itu adalah rasa ingin tahu dan ketekunan. Inilah sosok yang patut dicontoh. Cheers!
Reference:
"Anton Van Leeuwenhoek: A History of the Compound Microscope." In History of the Microscope. 2010. http://www.history-of-the-microscope.org/anton-van-leeuwenhoek-microscope-history.php.
"Intro to cells" Khan Academy. Diakses tanggal 4 Agustus 2016. https://www.khanacademy.org/science/biology/structure-of-a-cell/introduction-to-cells/a/intro-to-cells.
zenius.net

Komentar
Posting Komentar